Perangkat yang dapat dikenakan atau wearables kini bukan lagi sekadar aksesori olahraga, melainkan telah menjadi alat bantu penting dalam ekosistem kesehatan digital. Bagi penyandang diabetes, perangkat seperti jam tangan pintar (smartwatch) atau pelacak kebugaran menawarkan fitur yang dapat diintegrasikan untuk mendukung stabilitas metabolik. Perangkat ini tidak hanya mencatat jumlah langkah, tetapi juga memantau durasi tidur, detak jantung, dan intensitas aktivitas fisik yang semuanya berpengaruh langsung pada penggunaan energi tubuh.
Beberapa algoritma cerdas pada perangkat modern kini mampu memberikan pengingat untuk bergerak atau beristirahat berdasarkan data fisiologis yang tertangkap. Integrasi antara perangkat wearable dan sistem pemantauan lainnya memungkinkan pengelolaan diabetes yang lebih terkoordinasi. Dengan memanfaatkan asisten digital ini, seseorang dapat menjaga keseimbangan antara asupan energi dan aktivitas harian dengan lebih presisi. Teknologi ini dirancang untuk mengurangi beban mental dalam pengambilan keputusan harian, memberikan rasa aman ekstra melalui pemantauan yang konsisten dan otomatis, sehingga kualitas hidup tetap terjaga di tengah kesibukan mobilitas tinggi.
